Beberapa waktu ini, saya sering memikirkan hal yang satu ini. Ditambah lagi, jika melihat iklan jual beli mobil di dunia maya, ataupun mendengar obrolan orang-orang sekitar tentang kondisi mesin mobil, seringkali tertulis maupun terlontar dengan sangat meyakinkan: “Kalau di pagi hari masih keluar embun dan air dari knalpot pada saat memanaskan mesin, itu artinya mesin PASTI masih normal, Pak/Bu!”.

Dan setiap pagi hari di rutinitas saya sebagai Sales Mazda Bogor pun suka memperhatikan bilamana ada Kendaraan Mazda yang sedang di panaskan di pagi hari, kadang terbesit untuk membandingkan kendaraan baru dan lama (yang sedang di service) dalam keadaan tersebut.

Saya mencoba melakukan survey kecil-kecilan, apa lagi kalau tidak menggunakan mbah gugel hehehe… Beberapa hal yang saya peroleh adalah sebagai berikut:

  • Ada 3 jenis pengkategorian, dilihat dari warna asap yang keluar dari knalpot. Black smoke (asap hitam), apabila campuran AFR (Air/Fuel Ratio) terlalu rich/kaya. Grey/blueish smoke (asap abu-abu/kebiruan), tanda bahwa ada oli yang ikut terbakar. Yang terakhir adalah white smoke (asap putih), hasil dari air yang menguap. Embun yang keluar di pagi hari saat memanaskan mobil, masuk dalam kategori warna asap ketiga ini.
  • Apabila dilihat lebih dalam lagi: mengapa asap putih bisa terjadi? Kemungkinan yang seringkali ada adalah sebagai berikut:
    • Pada saat malam hari, ditambah lagi dengan cuaca yang dingin, di dalam knalpot akan terjadi kondensasi, sehingga terbentuk air. Kemudian pada saat mobil dipanasi di pagi hari, air ini akan terkena panas dari sisa pembakaran mesin, yang akhirnya akan menjadi uap air dan keluar melalui knalpot dalam bentuk asap putih yang relatif tipis.
    • Terjadi kerusakan pada gasket kepala silinder, sehingga air di sistem pendingin masuk dan ikut terbakar.
  • Kemudian melihat lebih dalam untuk asap abu-abu/kebiruan, di mana ada oli yang ikut terbakar di ruang bakar, penyebab umumnya adalah PCV Valve yang rusak, ring piston kurang rapat lagi, liner silinder yang baret, atau seal klep yang bocor. Masing-masing penyebab ini bisa dilihat lebih lanjut lagi ciri-cirinya. Seal klep yang bocor misalnya, biasanya tidak selalu akan menyebabkan knalpot mengeluarkan asap di setiap saat. Beda misalnya jika liner silinder yang baret atau ring piston, maka asap akan terus menerus keluar dari knalpot.

Berdasarkan beberapa kemungkinan penyebab asap di atas, saya mencoba untuk “membuat” sebuah mesin di dalam benak saya, dengan kondisi sebagai berikut:

  • Gasket silinder, liner silinder, ring piston, PCV valve, dan AFR dalam kondisi normal.
  • Seal klep bocor.

Dengan kondisi mesin di atas, berdasarkan poin-poin yang saya catat di atas, pada saat mesin dipanasi di pagi hari, seharusnya masih tetap mengeluarkan embun (karena tetap terjadi kondensasi di knalpot pada malam hari, dan akan menguap pada saat mesin dinyalakan di pagi hari). Namun, apakah berarti benar bahwa knalpot mengeluarkan embun di pagi hari adalah jaminan kondisi mesin normal?

Mungkin pendapat saya berbeda dengan pembaca sekalian, namun minimal sampai dengan saat ini, saya berkesimpulan secara logis sebagai berikut: “Knalpot mengeluarkan embun/asap putih tipis pada saat dipanasi di pagi hari adalah WAJAR, namun BUKAN JAMINAN bahwa kondisi mesinnya normal.”

Bagaimana dengan pendapat Anda?

Sumber : oktowinarso

Leave a Reply

WeCreativez WhatsApp Support
Hubungi Kami untuk informasi lebih lanjut